Didalam Al-Quran terdapat beratus-ratus ayat yang menyebut tentang ilmu pengetahuan dan sains yang merupakan salah satu isi pokok kandungan kitab suci Al-Qur'an. Bahkan kata 'ilm dan turunannya disebut sebanyak 778 kali. 10Hadits Menuntut Ilmu dalam Islam, Arab, Latin, dan Artinya 1. تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ ( رَواهُ الطَّبْرَانِيْ) Artinya: "Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu." (HR Thabrani). 2. Manusiamenciptakan teknologi dibidang dunia itu bukan berarti meniru ciptaan kebutuhan hidup dan kemaslahatan dan manfaat dunia akhirat.. seandainya manusia meniru ciptaan Allah pencipta sesunggunya dari manusia dan amal perbuatan mereka seperti menciptakan sesuatu penemuan tetap Allah pencipta dan penemunya.. Dalildari Hadist tentang Menuntut Ilmu Dalam Islam, menuntut ilmu merupakan kewajiban tiap Muslim sejak lahir hingga masuk liang lahat. Hal ini pun tertuang dalam perintah banyak hadis. Semuanya sangat menekankan pentingnya memelajari ilmu pengetahuan, baik agama, sains, budaya dan teknologi. Seperti firman Allah SWT berikut ini: DalamAl-qur'an dan Hadist sangat banyak ayat-ayat yang menerangkan hubungan tentang ajaran Islam dengan ilmu pengetahuan serta pemanfaatannya yang kita sebut Iptek. Hubungan tersebut dapat berbentuk semacam perintah yang mewajibkan, menyurum mempelajari, pernyataan-pernyataan, bahkan ada yang berbentuk sindiran. Tuhanmengetahui segala yang terlahir maupun yang tersembunyi (di dalam hati) dan ilmu Tuhan sangat luas, meliputi segala rahasia yang ada dilangit dan di bumi. Ilmu yang diberikan Tuhan kepada manusia hanya sebagian kecil saja dari seluruh ilmu Tuhan, seperti yg tercermin dalam firman Allah : " kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit."(QS. Al Israa', 17:85) Jadi, dalam Al-Qur'an selain beribadah Tuhan juga menyuruh kita untuk mebaca dan belajar atau mencari ilmu. Berikutkumpulan hadits tentang menuntut ilmu dalam bahasa Arab dan latin disertai dengan arti dan terjemahan bahasa Indonesianya. (baca juga doa menuntut ilmu yang bermanfaat) Hadist Menuntut Ilmu اطْلُبُوْا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْد "Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur." Tentunyaberibadah dan beramal harus berdasarkan ilmu yang ada di Al-Qur'an dan Al- Hadist. Tidak akan tersesat bagi siapa saja yang berpegang teguh dan sungguh-sungguh perpedoman pada Al-Qur'an dan Al-Hadist. Al-Quran menunjukan kalau Al-Quran menyatakan tentang kecintaan atas pengetahuan dan kemanusiaan, hukum dan perintah/aturan. Al NVTu4. AYAT-AYAT AL-QUR’AN TENTANG IPTEK Surah Ar-rahman 33 يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا ۚ لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ Terjemahan ayat “Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus melintasi penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.” Penjelasan Ayat tersebut berisi anjuran bagi siapapun yang bekerja di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk berusaha mengembangkan kemampuan sejauh-jauhnya sampai-sampai menembus melintas penjuru langit dan bumi. Namun al-Qur’an memberi peringatan agar manusia bersifat realistik, sebab betapapun baiknya rencana, namun bila kelengkapannya tidak dipersiapkan maka kesia-siaan akan dihadapi. Kelengkapan itu adalah apa yang dimaksud dalam ayat itu dengan istilah sulthan, yang menurut salah satu pendapat berarti kekuasaan, kekuatan yakni ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa penguasaan dibidang ilmu dan teknologi jangan harapkan manusia memperoleh keinginannya untuk menjelajahi luar angkasa. Oleh karena itu, manusia ditantang dianjurkan untuk selalu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Tafsir Al- Mishbah oleh M. Quraish Shihab Ayat diatas menegaskan bahwa mereka tidak dapat menghindar dari pertanggungjawaban serta akibat-akibatnya. Allah menentang mereka dengan menyatakan hai kelompok jin dan manusia yang durhaka, jika karena sanggup menembus keluar menuju penjuru-penjuru langit dan bumi guna menghindar dari pertanggungjawaban / siksa yang menimpakanmu itu, maka tembuslah keluar. Tetapi sekali-kali kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan, sedangkan kamu tidak memiliki kekuatan! Maka nikmat tuhan kamu berdua yang manakah yang kamu berdua ingkari? Peringatan diatas yang merupakan salah satu bentuk nikmat Allah SWT dan karena itu pertanyaan yang menggugah atau mengandung kecaman tersebut diulangi lagi. Surat Al-Mulk 19 أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صَافَّاتٍ وَيَقْبِضْنَ ۚ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا الرَّحْمَٰنُ ۚ إِنَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ بَصِيرٌ Terjemahan “Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatup sayapnya diatas mereka? Tidak ada yang menahan di udara selain Yang Maha Pemurah Dia Maha Melihat Segala Sesuatu”. Penjelasan Ayat diatas menceritakan tentang bagaimana burung bisa terbang mengembangkan sayapnya. Itu karena burung dilengkapi dengan organ-organ tertentu, misalnya sayap, bulu-bulu yang dapat menahan angin dan badan yang lebih ringan dari pada tenaganya, tentu hal serupa juga tidak mustahil bagi manusia untuk bisa terbang, Bila dilengkapi dengan organ-organ yang mampu menerbangkannya. Hai ini pernah dicoba oleh manusia terdahulu ketika mereka mencoba terbang seperti burung. Mereka membuat sayap kemudian diikatkan pada kedua tangannya, lalu terbang dari atas, namun sayang mereka tidak bisa terbang ke atas karena tidak seimbang antara berat badannya dan kekuatan sayapnya. Tetapi berkat akal pikirannya manusia akhirnya mampu membuat pesawat udara dan alat-alat lain yang dapat menerbangkan dirinya bahkan benda-benda yang jauh lebih berat. Maha Besar Allah yang telah manusia dan dilengkapi dengan akal pikiran. Menurut Tafsir Ibnu Katsir oleh Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri Ayat diatas menegaskan bahwa terbangnya burung dengan kekuasaan Allah, menunjukkan bahwa dia Maha Melihat setiap perkara yang kecil dan yang besar. Kemudian Allah berfirman “ dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka?” yakni, terkadang burung mengepakkan sayapnya di udara dan terkadang melipatnya dan mengembangkan-nya. “ tidak ada yang menahannya , “ yakni di udara, “ selain Yang Maha Pemurah”. karena rahmat dan kelembutannya, dia menundukkan udara untuk burung-burung agar dapat terbang menembusnya. Surah Al-Hadid 25 لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ Terjemahan “Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca keadilan supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, supaya mereka mempergunakan besi itu dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong agama Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. Penjelasan Dalam ayat tersebut, Allah menganugerahkan besi sebagai karunia yang tidak terhingga nilai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari- hari. kita bisa saksikan betapa besi banyak memberikan manfaat kepada manusia. Dengan besi, manusia bisa menciptakan berbagai macam keperluan rumah tangga, kendaraan laut, darat, udara dan sebagainya. Dengan besi pula manusia dapat membina kekuatan bangsa dan negaranya, karena dari besi dibuat segala alat perlengkapan pertahanan dan keamanan negeri, seperti senapan, kendaraan perang dan sebagainya. Karena besi, bangunan-bangunan pencakar langit didirikan. Tentu besi itu hanya salah satu contoh saja dari sekian banyak anugerah Allah yang telah diberikan kepada manusia untuk keperluan hidupnya, seperti emas, perak, tembaga, timah, baja dan lainnya. Kesemuanya itu tersedia di dalam perut bumi, tinggal bagaimana manusia bisa mengeksploitasi dengan tidak merusak lingkungan. Menurut Tafsir Ibnu Katsir oleh Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri Ayat diatas menegaskan bahwa para nabi diutus dengan membawa mukjizat, keadilan dan kebenaran. Allah berfirman “ sesungguhnya kami telah mengutus rasul-rasul kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata” yaitu dengan membawa mukjizat, argumentasi-argumentasi yang akurat dan bukti-bukt nyata. “ dan telah kami turunkan bersama mereka al-kitab, yaitu dalil naqli yang benar. “ dan neraca “ yang dimaksud adalah keadilan sebagaimana yang ditafsir oleh Mujahid, Qatadah dan lainnya. Kitab dan neraca keadilan itulah yang merupakan sumber kebenaran yang diakui oleh akal sehat lagi lurus. Dan lawannya adalah berbagai pendapat serta pandangan yang tidak benar. Hadis Tentang IPTEK Pembelahan Bulan Nabi berssabda اِنْشِقَاقُ الْقَمَرِ كَرَمَةً لِرَسُوْلِ اللهِ Terjemahan “ Terbelahnya bulan merupakan karamah Rasulullah “. HR. Imam Al-Bukhori . Penjelasan Hadits ini diriwayatkan oleh oleh Imam Al Bukhori dalam Shahihnya kitab Al-Maghazy. Maksud dari hadits ini adalah terbelahnya bulan ini adalah peristiwa . ini merupakan representasi dari salah satu kemukjizatan indrawi yang muncul sebagai penguat bagi Rasulullah dalam menghadapi kaum kafir dan musyrik Mekah dan pengingkaran mereka atas kenabian Nabi SAW. Mukjizat adalah peristiwa adikodrati yang keluar dari ketentuan Sunnatullah. Oleh karena itu, aturan-aturan duniawi tidak mungkin bisa memahami terjadinya mukjizat. Seandainya mukjizat pembelahan bulan menjadi dua ini tidak disebutkan dalam Al-Qur’an dan sejarah Rasulullah, tentu kaum muslimin sekarang tidak akan mengimaninya. Jadi, fungsi hadits di atas adalah untuk menguatkan bahwa Rasulullah benar-benar mempunyai mukjizat yaitu salah satunya membelah bulan jadi dua. Siklus Hujan Nabi bersabda عَامٍ مَا مِنْ عَامٍ بِأَقَلَّ مَطَرًا مِنْ Terjemahan “Tidak ada tahun yang lebih sedikit curah hujannya daripada tahun yang lain” Penjelasan Al – Baihaqi meriwayatkan hadis ini dalam As-Sunan Al-kubra dari Ibnu Mas’ud Ra, dari Rasulullah dengan teks hadis “tidak ada tahun yang lebih sedikit curah hujannya daripada tahun yang lain”. Kendati nash hadis berhenti mauquf pada Ibnu Mas’ud, sehingga mendorong beberapa pengkaji hadis untuk melemahkan statusnya dhaif karena tidak dapat memahami petunjuk ilmiahnya, namun hadis ini tetap mempresentasikan sebuah gebrakan ilmiah yang mendahului khazanah sains modern sejak tahun 1400 tahun silam. Di samping itu, hadis ini merupakan salah satu representasi kemukjizatan sains dalam hadits-hadits Nabi SAW. Sehingga meski berstatus dho’if, hadis itu pun tetap kuat dan diperhitungkan. Semoga bermanfaat 🙂 Ilustrasi Hadits tentang Ilmu Pengetahuan Foto UnsplashSejak dulu, ilmu pengetahuan memiliki posisi yang sangat istimewa dalam ajaran Islam. Buktinya dapat dilihat dari penemuan sejumlah ilmuwan Islam di berbagai bidang, mulai dari fisika, ekonomi, seni, hingga Jurnal Pandangan Islam tentang Ilmu Pengetahuan dan Refleksinya Terhadap Aktivitas Pendidikan Sains di Dunia Muslim oleh Hasbi Indra, Al-Quran menegaskan bahwa umat Muslim yang memiliki ilmu pengetahuan akan meraih derajat tinggi dalam kehidupan. Sebab, Allah SWT sangat menghargai orang yang mempunyai ilmu informasi dari buku Islam dan Ilmu Pengetahuan karangan Abuddin Nata 2018, ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang sudah bersifat ilmiah. Ilmu ini mempunyai objek jelas yang berupa fenomena alam hingga itu, ilmu pengetahuan juga menggunakan metode yang jelas, seperti observasi dan eksperimen. Ilmu yang bersifat rasional ini disusun secara sistematik dan kedudukan ilmu pengetahuan bagi umat Islam juga dapat dibuktikan dari sejumlah hadits terkait ilmu. Apa saja hadits-haditsnya? Mari simak pembahasannya melalui artikel Hadits tentang Ilmu Pengetahuan Foto UnsplashHadits tentang Ilmu PengetahuanBerikut hadits tentang ilmu pengetahuan yang dikutip dari Jurnal Ilmu Pengetahuan dalam Perspektif Hadis Nabi tulisan Suja'i Sarifandi dan Jurnal Sumber-sumber Ilmu Pengetahuan dalam Al-Qur'an dan Hadits karya Sayid Qutub"Bersumber dari Anas bin Malik ra. Ia berkata, Rasulullah SAW., bersabda Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.""Bersumber dari al-Hasan ra., ia berkata Rasulullah SAW., bersabda Barangsiapa meninggal dunia di saat sedang menuntut ilmu untuk menghidupkan Islam, maka ia masuk surga dalam satu tempat dengan para nabi-nabi."3. HR. al-Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, dan Ahmad"Bersumber dari Abdullah bin Mas’ud ra. berkata Nabi saw bersabda Tidak boleh hasud iri, kecuali pada dua hal orang yang dikaruniai harta benda oleh Allah kemudian ia menggunakan hartanya sampai habis dalam kebaikan, dan orang yang dikaruniai hikmah ilmu oleh Allah kemudian ia mengamalkannya dan mengajarkannya."4. HR. Muslim, al-Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan al-Darimi"Bersumber dari Abu Hurairah ra. berkata Rasulullah saw. bersabda Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, Allah memudahkan baginya jalan ke surga.""Bersumber dari Anas bin Malik ra. berkata Rasulullah saw. bersabda “Barangsiapa keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah sampai ia kembali."Ilustrasi Hadits tentang Ilmu Pengetahuan Foto Unsplash"Aku mendengar Rasulullah SAW., bersabda Janganlah kalian mencari ilmu untuk menyombongkan diri kepada ulama, atau untuk berdebat dengan orang-orang bodoh, atau untuk memalingkan muka manusia kepada kalian. Barangsiapa melakukan itu, ia masuk neraka.""Menuntut ilmu itu suatu kewajiban kepada setiap muslim."8. HR. Muslim, al-Tirmidzi, al-Darimi, Abu Dawud, al-Nasa'i, dan Ahmad"Bersumber dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda Ketika seseorang meninggal dunia maka akan terputuslah amalnya, kecuali tiga hal; kecuali sedekah jariah, atau ilmu yang dimanfaatkan, atau anak saleh yang mendoakan kepadanya.""Bersumber dari Jabir bin Abdullah ra. berkata Rasulullah saw bersabda Mohonlah kepada Allah ilmu yang bermanfaat dan berlindunglah kepadaNya dari ilmu yang tidak bermanfaat."10. HR. Abu Dawud, al Nasa'i, dan Ibnu Majah"Bersumber dari Abu Hurairah ra. berkata Rasulullah saw. berdoa Ya Allah aku mohon perlindungan kepadamu dari empat perkara; dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan dari hati yang tidak khusyu’, dan dari jiwa yang tidak merasa kenyang puas, dan dari doa yang tidak didengar" Teknologi dan sains adalah bagian penting dari kehidupan modern. Tanpa inovasi teknologi dan kemajuan sains, kita tidak akan mampu memperbaiki dunia dan memajukan kehidupan kita. Namun, penggunaan teknologi dan sains tidak selalu dibenarkan dalam pandangan agama. Dalam makalah ini, kita akan menjelajahi konsep-konsep Islam tentang pemakaian ilmu pengetahuan dan Islam, sains dan teknologi dianggap sebagai sesuatu yang penting dan diperlukan untuk meningkatkan kehidupan manusia dan memajukan peradaban. Islam mengajarkan bahwa manusia harus mempelajari alam dan mencari pengetahuan agar dapat memperbaiki kehidupan satu hadits yang menjelaskan pentingnya pengetahuan adalah sebagai berikut“Mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim dan Muslimah.”HR. Ibn MajahHadits ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan sains adalah bagian penting dari agama Islam dan bahwa setiap orang Muslim harus mencari pengetahuan dan belajar sebanyak itu, Islam juga mengajarkan bahwa teknologi dan sains harus digunakan dalam cara yang baik dan benar. Ada beberapa prinsip dalam Islam yang harus diikuti ketika menggunakan teknologi dan Islam dalam Menggunakan Sains dan TeknologiSalah satu prinsip dasar dalam Islam adalah bahwa Allah SWT menciptakan alam semesta ini dan manusia harus bertanggung jawab untuk merawat dan menjaga contoh, Islam mengajarkan bahwa manusia harus memperlakukan hewan dan tumbuhan dengan baik. Dalam hadits berikut, Nabi Muhammad SAW mengajarkan bahwa kita harus memperlakukan binatang dengan kasih sayang“Seorang wanita semata-mata karena memberikan minum kucing, beliau masuk surga.”HR. BukhariHadits ini menunjukkan bahwa dalam Islam, kita harus memperlakukan hewan dengan baik dan tidak menyakiti mereka. Hal yang sama berlaku untuk lingkungan dan alam menggunakan teknologi dan sains, kita harus memperhatikan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kelestarian lingkungan. Dalam Islam, kita harus menjaga kelestarian lingkungan dan tidak merusak alam satu hadits yang menunjukkan pentingnya menjaga lingkungan adalah sebagai berikut“Sesungguhnya dunia ini hijau dan indah, dan Allah telah menjadikan kalian sebagai pemimpin di atasnya untuk melihat bagaimana kalian akan memperlakukannya.”HR. MuslimHadits ini menunjukkan bahwa manusia harus memperlakukan alam semesta dengan baik dan menjaga kelestariannya agar tetap hijau dan Sains dan Teknologi dalam IslamDalam sejarah, Islam telah menjadi pusat kemajuan sains dan teknologi. Pada abad ke-8 hingga ke-16, dunia Islam menjadi pusat pengetahuan dan ilmu pengetahuan di seluruh Muslim seperti Al-Khawarizmi, Ibn Sina, Al-Farabi, dan banyak lainnya telah membuat kontribusi besar dalam bidang matematika, astronomi, kedokteran, dan teknologi. Mereka telah mengembangkan banyak konsep dan teknologi yang masih digunakan hingga saat contoh, Al-Khawarizmi dikenal sebagai “Bapak Aljabar” karena telah mengembangkan konsep-konsep matematika yang kemudian menjadi dasar untuk pengembangan komputer dan teknologi samping itu, Ibn Sina juga dikenal sebagai “Bapak Kedokteran Modern” karena telah membuat kontribusi besar dalam bidang kedokteran dan Islam terhadap Penemuan-Penemuan BaruDalam Islam, hukum berkaitan dengan penemuan baru sangat penting. Ada beberapa prinsip hukum Islam yang harus diperhatikan ketika menemukan inovasi baru dalam sains dan satu prinsip hukum Islam adalah bahwa setiap penemuan baru harus diperiksa untuk memastikan bahwa itu tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Jika penemuan baru bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam, maka penemuan itu tidak dapat diterima oleh umat contoh, dalam hadits berikut, Nabi Muhammad SAW menjelaskan tentang bahaya minuman keras“Minuman keras adalah induk dari segala kejahatan dan dosa.”HR. At-TirmidziHadits ini menunjukkan bahwa dalam Islam, minuman keras tidak diperbolehkan dan dilarang untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, jika ada penemuan baru yang terkait dengan minuman keras, maka itu tidak dapat diterima oleh umat samping itu, dalam Islam juga terdapat prinsip bahwa setiap penemuan baru harus digunakan untuk kebaikan dan kemaslahatan umat manusia. Jika penemuan baru dapat digunakan untuk kebaikan dan kemaslahatan umat manusia, maka itu dapat diterima oleh umat contoh, dalam hadits berikut, Nabi Muhammad SAW mengajarkan tentang pentingnya memberikan sedekah untuk kebaikan umat manusia“Setiap orang yang memberikan sedekah untuk kebaikan manusia akan diberikan pahala seperti yang diberikan kepada orang yang memberikan makanan kepada orang yang lapar.”Hadits ini menunjukkan bahwa dalam Islam, penting bagi setiap orang untuk melakukan kebaikan dan membantu orang lain. Jika ada penemuan baru yang dapat digunakan untuk membantu orang lain, maka itu dapat diterima oleh umat makalah ini, kita telah menjelajahi konsep-konsep Islam tentang pemakaian ilmu pengetahuan dan teknologi. Islam mengajarkan bahwa sains dan teknologi adalah bagian penting dari kehidupan manusia dan harus digunakan dalam cara yang baik dan benar. Dalam Islam, penggunaan teknologi dan sains harus diperhatikan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kelestarian telah menjadi pusat kemajuan sains dan teknologi pada abad ke-8 hingga ke-16 dan telah membuat kontribusi besar dalam bidang matematika, astronomi, kedokteran, dan Islam, setiap penemuan baru harus diperiksa untuk memastikan bahwa itu tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam dan harus digunakan untuk kebaikan dan kemaslahatan umat video of Makalah Hadits tentang Sains dan Teknologi Menjelajahi Konsep-Konsep Islam tentang Pemakaian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi